Welcome minna~~this blog is a share from @Otakugakure (Twitter) Enjoy your visit :) If you want to take out something, give proper credit, please :D Sankyuu~~~

Koizora

Rabu, 13 Maret 2013


Koizora: Setsunai Koi Monogatari (恋空―切ナイ恋物語 Koizora: Setsunai Koi Monogatari) atau Koizora (恋空) pendeknya, adalah novel romantis karangan Mika dengan penjualan terbaik tahun 2005. Awalnya dipost di website  "Mahō no iLand" khusus untuk mobile phone novel dan akan dikeluarkan perchapter. Koizora mendapat cetakan hard dari Starts Publications Oktober 2006 dipecah menjadi dua volume.

Koizora dikatakan sebagai pengalaman asli dari pengarang yaitu Mika, atau paling tidak ada sedikit pengalamannya disitu. Dengan boomingnya cerita ini, langsung muncul film, sebuah drama tv, dan sebuah manga adaptasi. Yui Aragaki dan Haruma Miura menjadi pemeran utama dalam film adaptasinya.

Sinopsis
Mika tahara baru memulai kehidupan SMA nya dan berharap untuk jatuh cinta. Namun, tanpa sepengetahuannya, seorang siswa seangkatannya, Nozomu mencatat nomor handphone dan mulai meneleponnya. Ketika liburan musim panas dimulai, suatu hari, Nozomu mabuk dan menelepon Mika, namun temannya Hiro mengambil telepon itu dan berbicara dengan Mika. Meski Mika tidak mengenal Hiro, namun ia merasa tenang mendengarkan suara Hiro, dan mereka pun berteman.

Mika dan Hiro setuju untuk bertemu di sekolah, Mika shock, karena Hiro ternyata adalah siswa yang ia takuti, namun berhasil meyakinkannya dengan sebuah foto langit di handphonenya. Setelah itu, Mika mulai menyadari seberapa baiknya Hiro dan mereka saling jatuh cinta, namun langsung menhadapi halangan dalam hubungan mereka, seperti mantan pacar Hiro, Saki yang masih menyukai Hiro. Meski Hiro berhasil meyakinkan Mika bahwa mereka telah berpisah, Saki ternyata mendendam terhadap Mika dan menyewa beberapa lelaki untuk memperkosa Mika. Kejadian menyeramkan itu berakhir dengan Hori dan kakak perempuannya menghukum Saki dan para pemerkosa. Namun tidak lama setelah itu, seseorang menulis di pesan profokatif di papan tulis yang menyebabkan Mika dilecehkan melalui telepon. Meski begitu, Hiro selalu melindungi Mika, dan dia mulai membandingkan Hiro dengan langit.

Tak lama kemudian Mika hamil anak dari Hiro. Hiro sangat senang mendengar berita ini dan mendapat persetujuan dari orang tuanya untuk membesarkan anaknya bersama meski orang tua Mika tidak setuju. Meski begitu mereka bertekad membesarkan anak itu dalam sebuah keluarga, hingga Mika keguguran akibat trauma yang didapatnya karena Saki mendorongnya jatuh dari tangga. Mika juga diberi tahu bahwa mungkin dia tidak akan bisa punya anak lagi. Dirundung kesedihan, Mika dan Hiro mengubur anak mereka yang ternyata perempuan, dan berjanji untuk selalu mengunjungi makamnya tiap tahun di hari kematian anak mereka.

Selama tahun kedua di sekolah, Hiro mengetahui bahwa kesehatannya melemah akibat kankel dan membuat keputusan sulit dengan mengajak Mika mengakhiri hubungan mereka sebab ia tidak ingin membawa kepedihan bagi Mika, namun diam-diam tetap memantau Mika melalui teman sekolahnya Nozumu. Meski sakit, Mika perlahan bisa melupakan Hiro dan bertemu dengan mahasiswa bernama Yu yang menjadi simpati dengan keadaannya. Keduanya berpacaran dan Yu bahkan berhasil menghalangi orang tua Mika bercerai. Di tahun pertama kematian anaknya, Mika bertemu dengan Hiro di makam anak mereka. Tahun kedua Mika malah bertemu dengan Nozomu. Nozomu akhirnya menceritakan keadaan sebenarnya dari Hiro dan Mika sangat marah karena Hiro pura-pura tidak mencintainya lagi hanya karena ingin ia punya hidup yang lebih bahagia. Mika kembali pada Hiro, dan meninggalkan Yu. Dengan kembalinya Mika padanya, ia menjadi lebih kuat dan berusaha melawan penyakitnya dan makin membaik. Selama cek up rutin, keadaan Hiro memburuk dan ia meninggal sebelum Mika sempat mengucapkan selamat tinggal.

Mika terhanyut dalam kematian Hiro dan berusaha bunuh diri dengan lompat dari jembatan, namun terhenti ketika dua merpati putih terbang bersama ke langit. Mika menjatuhkan diari Hiro yang diberikan padanya setelah kematian Hiro dan menemukan sebuah surat yang ditulis Hiro sebelum meninggal. Hiro sudah menanti kematiannya dan sangat senang dengan sisa waktu yang dia lewati bersama Mika. Mika memutuskan untuk tetap hidup tidak hanya untuk dirinya namun untuk Hiro juga. Sebulan setelah kematian Hiro, Mika baru sadar bahwa ia hamil anak Hiro, anak perempuan Hiro, dan mulai merasa bahwa ikatannya dengan Hiro tidak akan hilang dengan adanya nyawa baru di dalam dirinya.  Kemudian Mika meletakan sarung tangan biru untuk Hiro disebelah sarung tangan pink untuk bayi mereka yang telah meninggal, dan berdoa demi ketenangan mereka disana.

Source : http://en.wikipedia.org/wiki/Koizora

0 komentar:

Poskan Komentar